Camat Legok HM.Yusuf Fachroji Hadiri Festival Budaya Kemuning ke-2, Perkuat Pelestarian Warisan Leluhur Urang Tangerang

Festival Budaya Kemuning ke-2 Tahun 2026 Dorong Pelestarian Budaya dan Ekonomi Kreatif Batik Tangerang

- Penulis

Senin, 27 Juli 2026 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Biaexsekutor. id, Tangerang || Semangat pelestarian budaya kembali digaungkan di Kabupaten Tangerang. Festival Budaya Kemuning ke-2 resmi dibuka pada Senin (27/7/2026) di Kampung Budaya Kemuning, Jalan Bojong Kemuning, Desa Kemuning, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Tangerang H.Moch Maesyal Rasyid.M.Si., Camat Legok H.M. Yusuf Fachroji.S.STP.,M.Si., Kepala Desa Kemuning Dadang.S.IP (Dadang Bule), Kapolsek Legok, Danramil Legok, Para kepala sekolah, instansi dinas terkait, Dewan Kesenian Kabupaten Tangerang, Disporabudpar, Dinas Pendidikan, pelaku UMKM, Paguyuban Sunda Bersatu (PSB) Kecamatan Legok, serta para pegiat budaya.

Kehadiran Bupati Tangerang mendapat apresiasi dari panitia karena dinilai sebagai bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menjaga, melestarikan, dan mengembangkan budaya lokal sebagai identitas daerah.

Festival Budaya Kemuning ke-2 mengusung tema “Ngaraksa Warisan Leluhur Urang Tangerang”, dengan menghadirkan enam rangkaian kegiatan utama. Salah satu yang menjadi perhatian adalah kegiatan Belajar Membatik Gratis bagi siswa SD, SMP, dan SMA bersama para guru serta pembina.

Dalam kegiatan tersebut, para pelajar diajarkan proses membatik mulai dari menggambar pola, mencanting, mewarnai hingga tahap akhir, kemudian membawa pulang hasil karya mereka sebagai bentuk apresiasi.

Dalam sambutannya, Bupati Tangerang H. Moch. Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa Festival Budaya Kemuning ke-2 Tahun 2026 merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah bersama masyarakat dalam melestarikan budaya lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif.

Baca Juga :  Dekopinda Dituntut Perkuat Kolaborasi demi Wujudkan Koperasi Modern, Mandiri, dan Berdaya Saing

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana memperkenalkan potensi seni, budaya, serta produk unggulan seperti Batik Tangerang kepada masyarakat luas.”ujar Bupati

Bupati berharap Festival Budaya Kemuning dapat menjadi agenda tahunan yang mampu menarik kunjungan wisatawan, memperkuat identitas budaya daerah, serta membuka peluang usaha bagi para pelaku UMKM, perajin batik, dan seniman lokal. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga dan melestarikan warisan budaya sebagai bagian dari jati diri Kabupaten Tangerang yang harus diwariskan kepada generasi mendatang.”ungkapnya

Dalam momen tersebut Camat Legok H.M. Yusuf Fachroji menyampaikan bahwa Festival Budaya Kemuning merupakan momentum penting untuk menanamkan kecintaan terhadap budaya daerah sejak usia dini.

“Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana edukasi bagi generasi muda agar mengenal dan mencintai budaya warisan leluhur.
Pemerintah Kecamatan Legok sangat mengapresiasi penyelenggaraan Festival Budaya Kemuning karena mampu mengangkat potensi budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat, khususnya para perajin batik dan pelaku UMKM,” ujar H.M. Yusuf.

Baca Juga :  Aktivis Mohamad Jembar Desak Pemkab Tangerang Segera Buat Perda Kelas Jalan

Ia berharap Festival Budaya Kemuning dapat menjadi agenda budaya tahunan yang semakin besar serta mampu menarik wisatawan dari berbagai daerah sehingga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.

Di sisi lain, Sekretaris Jenderal Paguyuban Sunda Bersatu (PSB), Sutisna, mengatakan bahwa pelestarian budaya tidak cukup hanya melalui seremonial, tetapi harus diwujudkan dengan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.

“Tema Ngaraksa Warisan Leluhur Urang Tangerang menjadi pengingat bagi kita semua agar terus menjaga dan melestarikan budaya lokal. Melalui festival ini, kami ingin menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya sendiri sekaligus mendorong generasi muda untuk terus berkarya dan mencintai batik Tangerang sebagai identitas daerah,” ungkap Sutisna.

Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah, komunitas budaya, dunia pendidikan, dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga keberlangsungan warisan budaya agar tetap hidup dan berkembang di tengah arus modernisasi.

Festival Budaya Kemuning ke-2 diharapkan menjadi wadah pelestarian budaya sekaligus penggerak ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal, sehingga budaya Kabupaten Tangerang semakin dikenal luas dan mampu memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.

Red : Galih RM

Follow WhatsApp Channel biaeksekutor.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dana Hampir Rp 100 Juta, Waktu Pengerjaan Terlalu Singkat, Kualitas Turab Diragukan
Proyek Gelap Paping Blok, Pekerja Tanpa Alasan Kaki, K3 Diabaikan,Pengawas Bungkam Saat Dipertanyakan
Pelantikan dan Raker PAN Kabupaten Tangerang, 29 DPC dan 274 DPRt Resmi Dikukuhkan
Proyek Paving Blok di RT 007 Binong Tanpa Papan Proyek ,Abaikan K3 Diduga Langgar UU KIP
Pemuda Pancasila Cukanggalih Sambangi Para Calon Ketua RW di Cukanggalih, Dorong Pemilihan Aman, Damai dan Kondusif
LBH PRABHU Gelar Pendidikan Dasar Paralegal Angkatan ke-7: Membangun Kader Hukum Rakyat yang Progresif
Semarak Kemerdekaan di Graha Catania, Warga RW 09 Gelar Jalan Sehat hingga Hiburan Seni Budaya
Rayakan Kemerdekaan RI ke-81, SMPN 1 Legok Bangun Semangat Kebersamaan dan Karakter Pelajar
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 14:48 WIB

Dana Hampir Rp 100 Juta, Waktu Pengerjaan Terlalu Singkat, Kualitas Turab Diragukan

Selasa, 1 September 2026 - 18:57 WIB

Proyek Gelap Paping Blok, Pekerja Tanpa Alasan Kaki, K3 Diabaikan,Pengawas Bungkam Saat Dipertanyakan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:38 WIB

Pelantikan dan Raker PAN Kabupaten Tangerang, 29 DPC dan 274 DPRt Resmi Dikukuhkan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:50 WIB

Proyek Paving Blok di RT 007 Binong Tanpa Papan Proyek ,Abaikan K3 Diduga Langgar UU KIP

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:18 WIB

LBH PRABHU Gelar Pendidikan Dasar Paralegal Angkatan ke-7: Membangun Kader Hukum Rakyat yang Progresif

Berita Terbaru