Ketua Umum HPMY Se-Jawa, Bali dan Sumatera Desak Aparat Usut Tuntas Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

- Penulis

Minggu, 15 Maret 2026 - 23:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Biaexsekutor.id, Surabaya  || Ketua Umum Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Yahukimo (HPMY) Se-Jawa, Bali dan Sumatera, YANAIS N. YALAK, mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas kasus teror penyiraman air keras terhadap aktivis HAM dari Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), yaitu Andrie Yunus.

Dalam pernyataan resminya, Yanis N. Yalak menilai bahwa tindakan teror tersebut merupakan ancaman serius terhadap perjuangan penegakan HAK ASASI MANUSIA (HAM) di Indonesia. Ia menegaskan bahwa negara tidak boleh membiarkan kekerasan terhadap aktivis yang memperjuangkan keadilan di Indonesia.

Menurut Yanis, kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus bukan hanya persoalan individu, tetapi juga menyangkut perlindungan terhadap para pembela HAM di Indonesia. Karena itu, ia meminta perhatian serius dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, serta Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Listyo Sigit Prabowo, agar memerintahkan jajarannya untuk segera melakukan penyelidikan menyeluruh secara Serius.

Baca Juga :  Launching Payment Point Agen Samsat Banten di Kabupaten Tangerang, Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Dekat dan Mudah

“Sebagai Ketua Umum HPMY Se-Jawa, Bali dan Sumatera, saya dengan tegas mengecam tindakan teror penyiraman air keras terhadap saudara Andrie Yunus. Ini adalah bentuk kekerasan yang tidak dapat ditoleransi dalam negara hukum. Kami meminta Presiden dan Kapolri agar segera mengusut tuntas pelaku serta aktor intelektual di balik kejadian ini,” tegas YANAIS N. YALAK.

Ia juga menambahkan bahwa aktivis HAM memiliki peran penting dalam menjaga demokrasi dan keadilan di Indonesia. Oleh sebab itu, negara wajib memberikan perlindungan terhadap mereka dari segala bentuk ancaman dan intimidasi.

Lebih lanjut, Yanis menyatakan solidaritas penuh dari keluarga besar HPMY kepada Andrie Yunus serta seluruh pejuang HAM di Indonesia. Ia berharap aparat penegak hukum dapat bekerja secara profesional, transparan, dan cepat agar pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Baca Juga :  Pemasangan Tiang Fiber Optik MyRepublic di Curug Wetan Dipersoalkan, Dugaan Belum Berizin Mencuat

“Selaku ketua Umum HPMY Se-Jawa, Bali dan Sumatera menyatakan solidaritas kepada saudara Andrie Yunus. Kami berharap aparat kepolisian tidak lambat dalam menangani kasus ini. Penegakan hukum harus jelas agar tidak menimbulkan ketakutan bagi para aktivis yang memperjuangkan keadilan,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Yanis juga mengajak seluruh elemen masyarakat sipil, mahasiswa, dan organisasi nasional, bahkan lokal untuk tetap menjaga solidaritas serta mendukung upaya penegakan hukum terhadap setiap tindakan kekerasan yang mengancam demokrasi.

Kasus teror penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS tersebut saat ini menjadi perhatian luas publik dan organisasi masyarakat sipil di Indonesia. Banyak pihak berharap aparat keamanan segera mengungkap pelaku dan motif di balik peristiwa tersebut, sehingga keadilan dapat ditegakkan dan perlindungan terhadap aktivis HAM dapat terjamin.

( Dewa Triyadi )

Follow WhatsApp Channel biaeksekutor.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Hotmix Setipis Tisu Terjadi Lagi di Panongan Disorot !Papan Proyek Di Copot Sebelum Selesai, Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi
BAMUSTARA Gelar Deklarasi, Pengukuhan Pengurus dan Rapat Kerja, Perkuat Sinergi Membangun Tangerang Raya
Usai Menjalankan Tugas sebagai Plt Camat Panongan, Dadang Sudrajat Kembali ke Kelapa Dua
PARAH !!! Proyek Hotmix Setipis Tissu,Warga Minta CV. Matahari Terbit Pagi Bertanggung Jawab!
Transparansi Proyek U-ditch Serdang Asri 1 Dipertanyakan, Papan Informasi,Langgar P2TL Dan Pengawasan Disorot
Caringin, Proyek Paping Blok Transparansi Nol, K3 Diabaikan, Pengawas Mangkir
U-dich di Kadu Tanpa Papan, Tanpa Pengawas, Tanpa Mortal, Warga Tidak Lagi Bisa Diam !
Para Tokoh Tangerang Raya Hadiri Pembentukan BAMUSTARA, Dorong Percepatan Pemekaran Wilayah
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:26 WIB

Proyek Hotmix Setipis Tisu Terjadi Lagi di Panongan Disorot !Papan Proyek Di Copot Sebelum Selesai, Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:43 WIB

BAMUSTARA Gelar Deklarasi, Pengukuhan Pengurus dan Rapat Kerja, Perkuat Sinergi Membangun Tangerang Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:30 WIB

Usai Menjalankan Tugas sebagai Plt Camat Panongan, Dadang Sudrajat Kembali ke Kelapa Dua

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:51 WIB

PARAH !!! Proyek Hotmix Setipis Tissu,Warga Minta CV. Matahari Terbit Pagi Bertanggung Jawab!

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Transparansi Proyek U-ditch Serdang Asri 1 Dipertanyakan, Papan Informasi,Langgar P2TL Dan Pengawasan Disorot

Berita Terbaru