Hubungan Himpunan Masyarakat Majemuk Indonesia (HMMI) Dan Forum Masyarakat Tangerang Tengah ( FORMAT TANGERANG TENGAH )

FORMAT TANGERANG TENGAH dibentuk dengan satu garis komando: *"HMMI di depan untuk Cisadane. FORMAT di belakang untuk menguatkan.

- Penulis

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Biaexsekutor. id, Tangerang  || Tangerang Tengah bukan nama di peta resmi. Tapi ia ada di hati. Ia ada di antara hiruk-pikuk Kota Tangerang, Kab. Tangerang, dan Tangsel. Di tengah, di sanalah denyut warganya paling terasa.

Karena itulah Forum Masyarakat Tangerang Tengah dibentuk. Kami menyebutnya: *FORMAT TANGERANG TENGAH*.

Forum ini bukan partai. Bukan ormas politik. Bukan juga pencari proyek. FORMAT adalah rumah. Rumah silaturahmi, rumah ide, rumah gerak bersama.

*Lalu, untuk apa FORMAT TANGERANG TENGAH dibentuk? Ada 5 Tujuan Utama:*

*1. Menyatukan Suara Warga Tengah*
Selama ini warga “tengah” sering ketinggalan. Kab. bicara wilayahnya, Kota bicara wilayahnya. Yang di perbatasan, di tengah-tengah, suaranya pecah.
FORMAT hadir untuk menyatukan. _Satu suara, satu rasa._ Agar pembangunan, pendidikan, dan kebijakan tidak lagi terbelah batas administrasi.

*2. Menjadi Pasukan Bantu di Garda Depan Normalisasi Cisadane*
Ini tujuan paling utama kami saat ini.
Yang berada paling depan dalam perjuangan *Normalisasi Kali Cisadane dari hulu sampai hilir adalah Himpunan Masyarakat Majemuk Indonesia – HMMI*. HMMI sudah pasang badan, sudah bicara ke pusat.

Baca Juga :  Ahmad Juharta (Dagon) Kembali Terpilih Jadi Ketua RW 09 Kp,Pabuaran untuk Keempat Kalinya

Maka tugas *FORMAT TANGERANG TENGAH adalah membantu HMMI*.
Kenapa? Karena warga FORMAT Tangerang Tengah sudah pasti bisa masuk menjadi bagian HMMI. Tapi ingat, *anggota HMMI tidak hanya orang Tangerang Tengah, karena cakupan HMMI adalah nasional*.

Jadi logikanya sederhana: Cisadane milik kita semua. HMMI yang maju paling depan secara nasional. FORMAT yang mengerahkan tenaga, pikiran, dan warga di lapangan. Kita bahu-membahu. HMMI buka jalan di pusat, FORMAT jaga sungai di tengah.

*3. Menghidupkan Gerakan Ekonomi Kerakyatan*
Setelah sungai normal, kita lanjutkan. Tujuan akhirnya: perut warga kenyang, kas negara naik.
Lewat program *Wisata Sungai Cisadane*, *UMKM Bantaran*, dan *Tanam Palawija* di lahan kritis DAS. Kami ingin menciptakan pendapatan dari sungai kami sendiri, dari tanah kami sendiri.

*4. Menjaga Nilai dan Karakter Anak Bangsa*
Saya mantan Dewan Pendidikan. Saya tahu: anak butuh wawasan, bukan cuma nilai.
FORMAT akan jadi jembatan sekolah dengan dunia nyata. Lewat kunjungan lokal, literasi sungai, dan kegiatan sosial. Tujuannya: anak Tangerang Tengah cerdas, berkarakter, dan cinta daerahnya.

Baca Juga :  Berbagi Berkah Ramadhan : Nonce Thendean Ajak Anak Yatim dan Kaum Dhuafa Buka Puasa Bersama

*5. Menjadi Penyangga Sosial Saat Negara Butuh*
Saat banjir, FORMAT turun. Saat ada warga kesusahan, FORMAT hadir. Saat ada program pemerintah yang baik, FORMAT bantu sosialisasikan sampai ke RT paling ujung.
Kami ingin jadi “ban serep” negara. Ada saat dibutuhkan.

*Penutup*
FORMAT TANGERANG TENGAH dibentuk dengan satu garis komando:
*”HMMI di depan untuk Cisadane. FORMAT di belakang untuk menguatkan.”*

Kami belum punya gedung mewah. Kami punya tekad. Kami tidak punya dana besar. Kami punya orang-orang yang peduli dan siap bergerak bersama HMMI untuk Indonesia.

Mari kita isi “tengah” ini dengan kebaikan. Karena dari tengah yang kuat dan solid bersama HMMI, Indonesia akan ikut selamat.

Pendiri / Penggagas HMMI, Forum Masyarakat Tangerang Tengah – FORMAT TANGERANG TENGAH
Nurdin HM Satibi – Tetep Bimbing Gunadi DKK.

Red : Galih RM 

Narsum : Tetep Bimbing Gunadi 

Follow WhatsApp Channel biaeksekutor.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dana Hampir Rp 100 Juta, Waktu Pengerjaan Terlalu Singkat, Kualitas Turab Diragukan
Proyek Gelap Paping Blok, Pekerja Tanpa Alasan Kaki, K3 Diabaikan,Pengawas Bungkam Saat Dipertanyakan
Pelantikan dan Raker PAN Kabupaten Tangerang, 29 DPC dan 274 DPRt Resmi Dikukuhkan
Proyek Paving Blok di RT 007 Binong Tanpa Papan Proyek ,Abaikan K3 Diduga Langgar UU KIP
Pemuda Pancasila Cukanggalih Sambangi Para Calon Ketua RW di Cukanggalih, Dorong Pemilihan Aman, Damai dan Kondusif
LBH PRABHU Gelar Pendidikan Dasar Paralegal Angkatan ke-7: Membangun Kader Hukum Rakyat yang Progresif
Semarak Kemerdekaan di Graha Catania, Warga RW 09 Gelar Jalan Sehat hingga Hiburan Seni Budaya
Rayakan Kemerdekaan RI ke-81, SMPN 1 Legok Bangun Semangat Kebersamaan dan Karakter Pelajar
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 14:48 WIB

Dana Hampir Rp 100 Juta, Waktu Pengerjaan Terlalu Singkat, Kualitas Turab Diragukan

Selasa, 1 September 2026 - 18:57 WIB

Proyek Gelap Paping Blok, Pekerja Tanpa Alasan Kaki, K3 Diabaikan,Pengawas Bungkam Saat Dipertanyakan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:38 WIB

Pelantikan dan Raker PAN Kabupaten Tangerang, 29 DPC dan 274 DPRt Resmi Dikukuhkan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:50 WIB

Proyek Paving Blok di RT 007 Binong Tanpa Papan Proyek ,Abaikan K3 Diduga Langgar UU KIP

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:18 WIB

LBH PRABHU Gelar Pendidikan Dasar Paralegal Angkatan ke-7: Membangun Kader Hukum Rakyat yang Progresif

Berita Terbaru