Biaexsekutor. id, Tangerang || Kamis 09 Juli 2026 , Setiap perubahan besar dalam sejarah selalu diawali oleh kesadaran kolektif masyarakat. Tidak ada daerah yang maju hanya karena menunggu kebijakan pemerintah. Kemajuan lahir ketika masyarakat memiliki kepedulian, keberanian menyampaikan gagasan, dan kemauan untuk bekerja bersama demi kepentingan yang lebih besar.
Hari ini, Tangerang Tengah berada pada titik penting dalam perjalanan sejarahnya. Pertumbuhan penduduk semakin pesat, kawasan permukiman terus berkembang, pusat-pusat ekonomi baru bermunculan, dan kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan publik semakin tinggi. Namun, di sisi lain, muncul pertanyaan yang patut direnungkan bersama: apakah tata kelola pemerintahan yang ada saat ini masih mampu mengimbangi laju perkembangan wilayah tersebut?
Pertanyaan itu bukanlah bentuk kritik yang pesimistis, melainkan panggilan untuk mencari solusi. Salah satu solusi yang selama ini diperjuangkan adalah pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kota Tangerang Tengah. Tujuannya bukan sekadar memisahkan wilayah administrasi, melainkan menghadirkan pemerintahan yang lebih dekat dengan rakyat, pelayanan yang lebih cepat, pembangunan yang lebih merata, dan pengambilan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Namun, sebuah cita-cita besar tidak akan terwujud apabila masyarakat berjalan sendiri-sendiri. Perjuangan membutuhkan wadah yang mampu menyatukan pikiran, menyamakan langkah, dan mengubah energi masyarakat menjadi kekuatan bersama. Di sinilah urgensi kehadiran Forum Masyarakat Tangerang Tengah.
Forum ini bukan organisasi yang dibangun untuk kepentingan segelintir orang. Forum ini bukan pula ruang untuk mencari jabatan atau popularitas. Sebaliknya, forum ini adalah rumah besar bagi seluruh elemen masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap masa depan Tangerang Tengah.
Tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, pemuda, perempuan, pelaku usaha, organisasi kemasyarakatan, hingga generasi muda memiliki hak dan tanggung jawab yang sama untuk ikut menentukan arah pembangunan daerahnya. Karena masa depan Tangerang Tengah bukan hanya urusan pemerintah, tetapi juga tanggung jawab seluruh masyarakat.
Ada anggapan bahwa forum masyarakat tidak diperlukan karena sudah banyak organisasi yang berdiri. Pandangan seperti ini perlu dilihat secara lebih bijaksana. Banyaknya organisasi bukan jaminan adanyaa sinergi. Justru yang sering terjadi adalah masing-masing berjalan sendiri dengan agenda yang berbeda. Forum Masyarakat Tangerang Tengah hadir bukan untuk menggantikan organisasi yang ada, melainkan menjadi ruang kolaborasi agar seluruh potensi masyarakat dapat bergerak menuju tujuan yang sama.
Perjuangan menuju DOB juga tidak boleh berhenti pada slogan atau euforia sesaat. Perjuangan harus didukung dengan kajian akademik, data yang kuat, komunikasi yang sehat dengan pemerintah, serta partisipasi aktif masyarakat. Tanpa itu semua, perjuangan hanya akan menjadi wacana yang terus berulang tanpa hasil nyata.
Yang lebih berbahaya lagi adalah apabila masyarakat justru sibuk memperdebatkan siapa yang paling berjasa, siapa yang paling berhak memimpin, atau siapa yang paling dahulu memperjuangkan. Sejarah tidak pernah mencatat siapa yang paling banyak berbicara. Sejarah mencatat siapa yang mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
Karena itu, Forum Masyarakat Tangerang Tengah harus menjadi ruang persatuan, bukan ruang persaingan. Menjadi tempat lahirnya gagasan, bukan tempat saling menjatuhkan. Menjadi penggerak solusi, bukan sekadar pengumpul kritik.
Sudah saatnya kita menyadari bahwa perjuangan membentuk Kota Tangerang Tengah bukanlah milik satu generasi, satu organisasi, atau satu tokoh. Ini adalah perjuangan seluruh masyarakat yang ingin meninggalkan warisan terbaik bagi anak cucunya.
Apabila hari ini kita memilih untuk bersatu, saling menghargai, dan mengutamakan kepentingan bersama, maka sejarah akan mencatat bahwa lahirnya Kota Tangerang Tengah bukan hanya karena keputusan pemerintah, tetapi karena kuatnya tekad masyarakat yang tidak pernah berhenti memperjuangkan masa depannya.
Forum Masyarakat Tangerang Tengah bukan sekadar organisasi. Ia adalah ikhtiar untuk menyatukan harapan, mengonsolidasikan kekuatan masyarakat, dan memastikan bahwa setiap langkah perjuangan selalu berpihak kepada kepentingan rakyat. Sebab perubahan tidak lahir dari penonton, melainkan dari mereka yang berani mengambil bagian dalam perjuangan.
Red : Galih RM
Sumber : Tetep Bimbing Gunadi









