Biaexsekutor. id, Tangerang || Proyek pembangunan Gapura Kampung Kadaung, RT 01/RW 05, Desa Rancagong, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, menuai sorotan. Proyek yang menelan anggaran Rp148.377.000 dan dikerjakan oleh CV SSK Multi Kreasi dengan masa pelaksanaan 90 hari itu diduga menyisakan persoalan terkait kualitas pekerjaan, penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta pengawasan di lapangan.
Hasil pemantauan di lokasi mengungkap sejumlah hal yang dinilai perlu mendapat perhatian serius dari pihak terkait. Salah satunya adalah dugaan ketidaksesuaian komposisi adukan semen yang digunakan dalam proses pembangunan.
Pengawasan Dipertanyakan
Saat melakukan pemantauan, Ketua Lembaga Biaexsekutor, Dewa Triyadi, mempertanyakan keberadaan pengawas proyek yang seharusnya bertugas memastikan pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis.
Seorang pekerja yang ditemui di lokasi mengaku tidak mengetahui keberadaan pengawas maupun memiliki nomor kontak pihak tersebut.
“Saya tidak tahu pengawasnya, Bang. Saya juga tidak punya nomor kontaknya,” ujar pekerja tersebut ketika ditanya Dewa Triyadi.

Ketiadaan informasi mengenai pengawas di lapangan menimbulkan pertanyaan mengenai mekanisme pengendalian mutu pekerjaan. Namun, keberadaan atau ketidakhadiran pengawas pada saat pemantauan perlu dikonfirmasi kepada pihak pelaksana dan pengawas resmi proyek.
Komposisi Adukan Semen Dipertanyakan
Selain persoalan pengawasan, Dewa Triyadi juga menyoroti komposisi adukan semen yang digunakan dalam pekerjaan.
Menurut pengamatannya, campuran material terlihat lebih banyak pasir dibandingkan semen. Kondisi tersebut dinilai perlu diperiksa untuk memastikan kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan dalam dokumen kontrak.
Adukan kenapa lebih banyak pasir daripada semen? Ini bisa mengurangi kekuatan daya rekat bangunan,” ungkap Dewa.
Meski demikian, dugaan pengurangan takaran semen belum dapat dipastikan hanya melalui pengamatan visual. Diperlukan pemeriksaan teknis, termasuk pengujian material atau pemeriksaan dokumen spesifikasi pekerjaan, untuk mengetahui apakah komposisi adukan benar-benar menyimpang dari ketentuan.
Jika terbukti tidak sesuai spesifikasi, kondisi tersebut berpotensi memengaruhi mutu dan ketahanan bangunan gapura.
Penerapan K3 Menjadi Sorotan
Persoalan lain yang turut menjadi perhatian adalah penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Di lokasi proyek, para pekerja disebut terlihat melakukan aktivitas pembangunan tanpa perlengkapan keselamatan yang memadai, seperti helm pengaman dan sepatu keselamatan.
Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran terhadap risiko kecelakaan kerja, terlebih pembangunan gapura melibatkan aktivitas konstruksi yang memiliki potensi bahaya bagi pekerja maupun masyarakat sekitar.
Pihak pelaksana proyek berkewajiban memastikan aspek keselamatan kerja diterapkan sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk penyediaan alat pelindung diri serta pengendalian risiko di lokasi pekerjaan.
Pelaksana dan Pengawas Belum Memberikan Penjelasan
Upaya konfirmasi kepada pihak yang bertanggung jawab atas proyek terkait dugaan persoalan kualitas material, penerapan K3, dan pengawasan belum memperoleh tanggapan.
Belum diketahui secara pasti siapa pengawas yang ditugaskan di lapangan, bagaimana metode pengawasan mutu diterapkan, serta apakah penggunaan material telah sesuai dengan spesifikasi teknis kontrak.
Sikap terbuka dari pihak pelaksana dan pengawas diperlukan agar informasi mengenai pelaksanaan proyek dapat diketahui secara jelas oleh masyarakat.
Desakan Pemeriksaan Proyek
Lembaga Biaexsekutor mendorong pihak terkait untuk melakukan pemeriksaan terhadap pelaksanaan proyek pembangunan Gapura Kampung Kadaung, khususnya menyangkut :
— Kesesuaian penggunaan anggaran dengan pekerjaan di lapangan.
— Komposisi dan mutu material bangunan.
— Penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja.
— Keberadaan serta fungsi pengawas proyek.
— Kesesuaian pekerjaan dengan spesifikasi teknis dan kontrak.
Pemeriksaan tersebut penting untuk memastikan proyek yang menggunakan anggaran publik dilaksanakan secara transparan, berkualitas, dan mengutamakan keselamatan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak CV SSK Multi Kreasi maupun pengawas proyek belum memberikan klarifikasi terkait sorotan tersebut.
Reporter : Endang S
Red : RM










