Biaexsekutor. id, Tangerang || Pekerjaan pemasangan paping blok di wilayah RT 02 RW 02 Desa Curug Wetan, Kecamatan Curug ini berlangsung penuh kelalaian.Hingga kini tidak ada papan proyek yang terpasang sehingga masyarakat tak mengetahui siapa pelaksana, besarnya anggaran, maupun pihak yang bertanggung jawab
Pelanggaran paling mencolok terlihat pada pengabaian standar keselamatan kerja. Para pekerja melakukan pekerjaan tanpa memakai alas kaki. Tak ditemukan juga alat pelindung diri lain yang jelas aturan K3 sepenuhnya diabaikan
Menurut pantauan media langsung dilokasi proyek pada hari selasa (1/9/2026) terdapat kesalahan fatal yaitu tanpa adanya papan proyek yang seharusnya terpasang disaat pekerjaan dimulai saat dikonfirmasi ke salah satu pekerja pekerja itu menjawab singkat” Saya tidak tahu bang saya disini hanya pekerja” Jawab salah satu pekerja dengan entengnya dan disaat ketua lembaga Bia eksekutor menanyakan ketiadaan papan proyek sampai saat ini tidak ada tanggapan, penjelasan, maupun klarifikasi apapun.

Pihak pengawas memilih diam dan tidak merespon. Hal ini jelas melanggar Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik(UU KIP) serta aturan pengadaan barang dan jasa pemerintah yang mewajibkan transparansi dilokasi pekerjaan.
Ketua Lembaga Bia eksekutor Dewa Triyadi menegaskan bahwa ketiadaan papan proyek adalah pelanggaran prosedural yang tidak bisa diabaikan. “Proyek sudah berjalan 5 hari tapi tidak ada papan satupun informasi yang terbuka untuk warga. Ini jelas melanggar UU KiP. Masyarakat berhak tau berapa anggaranya, dari mana dananya, serta siapa yang bertanggung jawab.Tanpa papan proyek seolah ada hal yang sengaja ditutup tutupi” tegas Dewa Triyadi.
Pengabaian keselamatan yang membahayakan nyawa pekerja, serta sikap tertutup saat ditanya semakin mempertegas buruknya tata kelola proyek ini.
Masyarakat meminta instansi berwenang
segera turun tangan, memeriksa pelanggaran, dan memastikan pekerjaan berjalan sesuai aturan serta menjamin keselamatan para pekerja
Hingga berita ini diturunkan,belum ada tanggapan resmi dari pihak pelaksana proyek
Reporter : Endang S
Red : RM









