Biaexsekutor. id, Tangerang || Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Masyarakat Majemuk Indonesia (DPP-HMMI) menggelar Konsolidasi Organisasi sebagai langkah memperkuat tata kelola dan meningkatkan soliditas kepengurusan. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Desa Suradita, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, Minggu (12/07/2026).
Acara dihadiri Ketua DPP-HMMI Nurdin HM Satibi, Sekretaris Jenderal HMMI Tetep Bimbing Gunadi, M.Pd., M.Si., Wakil Ketua 1 HMMI Syamsul Hidayat, Dewan Pendiri, Dewan Pembina, Dewan Penasehat, Badan Pengurus Harian DPP-HMMI, Dewan Kehormatan, serta jajaran pengurus HMMI dari berbagai bidang.
Dalam pemaparannya, Sekjen HMMI Tetep Bimbing Gunadi menjelaskan bahwa konsolidasi organisasi bertujuan menyusun arah organisasi secara lebih jelas, terukur, dan sistematis. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat sumber daya organisasi serta meningkatkan solidaritas dan sinergi antar pengurus.
“Konsolidasi ini dilakukan agar organisasi memiliki arah kerja yang jelas, mampu mengukur target yang ingin dicapai, menyusun sumber daya secara efektif, serta mempererat solidaritas seluruh pengurus demi kemajuan HMMI,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPP-HMMI Nurdin HM Satibi menegaskan bahwa HMMI akan terus berkomitmen menjalankan program-program yang menyentuh kepentingan masyarakat, khususnya di bidang lingkungan hidup.
Ia menyoroti kondisi Sungai Cisadane yang dinilai telah mengalami pencemaran akibat limbah dan pembuangan air limbah dari berbagai aktivitas. Menurutnya, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian serius karena berpotensi menimbulkan berbagai penyakit serta mengancam kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.
“HMMI berharap seluruh pihak, baik pemerintah, pelaku usaha, maupun masyarakat, bersama-sama menjaga kelestarian Sungai Cisadane agar tetap bersih dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang,” tegas Nurdin.

Di sisi lain, Wakil Ketua 1 HMMI Syamsul Hidayat menyampaikan bahwa selama tujuh tahun berdiri, HMMI tetap menjalankan aktivitas organisasi meski belum pernah menerima dana hibah dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).
Menurutnya, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat pengurus untuk terus menjalankan fungsi organisasi sebagai mitra masyarakat dan kontrol sosial terhadap berbagai kebijakan maupun persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.
Syamsul juga mengungkapkan bahwa HMMI ke depan akan fokus menyusun berbagai program kerja yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Di antaranya membangun kerja sama dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan dinas terkait, mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pembentukan serta pembinaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta mengembangkan program pemberdayaan di bidang sosial, pendidikan, lingkungan hidup, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
“Selama tujuh tahun HMMI berjalan, kami belum pernah menerima dana hibah dari Kesbangpol. Namun, kami tetap berkomitmen menjalankan fungsi organisasi sebagai kontrol sosial. Ke depan kami akan memperkuat program kerja, menjalin kerja sama dengan berbagai dinas, membentuk dan membina UMKM, sehingga HMMI benar-benar hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Syamsul.
Kegiatan konsolidasi ditutup dengan diskusi, penyampaian masukan dari para peserta, serta penyusunan program kerja sebagai langkah memperkuat eksistensi HMMI dalam mengawal pembangunan, memperjuangkan kepentingan masyarakat, dan meningkatkan peran aktif organisasi di berbagai bidang.
Red – Galih RM









